KPU Provinsi Jawa Timur Gelar Konsolidasi Akbar
Berita Terkini
26 Juni 2020 |
Sekretariat KPU Kab. Malang
KPU Provinsi Jawa Timur menggelar konsolidasi akbar bersama 19 KPU Kabupaten/Kota penyelenggara Pemilihan 2020 beserta PPK se-Jawa Timur (26/06/2020). Konsolidasi yang digelar via daring tersebut menghadirkan beberapa narasumber, di antaranya Ketua KPU RI Arief Budiman, Divisi SDM, Organisasi, Diklat dan Litbang KPU RI Ilham Saputra dan Komisioner KPU Provinsi Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut Divisi SDM, Organisasi, Diklat dan Litbang KPU RI Ilham Saputra memaparkan pentingnya menjaga integritas sebagai penyelenggara. Beliau berpesan khususnya kepada Badan Ad Hoc se-Jawa Timur untuk tetap menjaga integritas dan profesionalitas dalam melaksanakan tugas.
â€�"Saya berpesan kepada para penyelenggara khususnya PPK agar tidak menerima uang sepeserpun dari kontestan manapun, meskipun memiliki kedekatan keluarga, inilah pentingnya integritas seorang penyelenggara Pemilihanâ€, pesannya.
Ilham juga menambahkan perlunya penguatan kompetensi penyelenggara terutama badan ad-hoc dalam memahami aturan dan pelaksanaan teknis pemilihan. â€�"Berkaca pada penyelenggaran Pemilu 2019, terjadi beberapa permasalahan yang dialami Badan Ad Hoc. Salah satunya banyak badan ad hoc yang meninggal dan sakit saat menjalankan tugas. Maka dalam Pemilihan 2020 ini penguatan kompetensi menjadi hal utama yang harus dipahami oleh teman-teman badan ad hocâ€, ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama Ketua KPU RI Arief Budiman juga berpesan terkait pentingnya menjaga integritas sebagai penyelenggara serta senantiasa mengutamakan solidaritas dan professionalitas dalam bekerja.
â€�"KPU ini lembaga yang berbeda dengan beberapa instansi pemerintah lainnya, karena setiap keputusannya dilakukan melalui rapat pleno, saya juga berpesan kepada penyelenggara khususnya PPK untuk bekerja secara professional dan selalu menjaga integritasâ€, tandasnya.
Arief Budiman juga menyampaikan agar para penyelenggara Pemilihan senantiasa mengedepankan aspek kesehatan dan keselamatan kerja dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
â€�"Saat ini tahapan yang sedang berjalan adalah verifikasi faktual dukungan calon perseorangan. Alhamdulillah anggaran tambahan untuk protokol kesehatan sudah turun. Saya harap agar para penyelenggara khususnya Badan Ad Hoc PPK dan PPS senantiasa mematuhi protokol kesehatan dalam bertugasâ€, tambahnya.
Terakhir Ketua KPU RI menyampaikan jika dalam penyelenggaraan Pemilihan di tengah situasi pandemi ini sukses, maka ini akan menjadi sejarah baru bagi KPU.
â€�"Kita akan mencetak sejarah baru dalam penyelenggaran pemilihan di Indonesia. Jika kita sukses menggelar pemilihan di tengah pandemi ini, tentunya kita sudah memiliki pengalaman dalam menyelenggarakan pemilihan di tengah situasi pandemi Covid-19â€, ujar Ketua KPU RI tersebut. *** (Zal)