KPU Jatim Gelar Rakor Susun Strategi Maksimalkan Partisipasi Masyarakat
Berita Terkini
01 Desember 2020 |
KPU Kab. Malang
Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) bersama dengan 19 KPU Kabupaten/Kota Penyelenggara Pemilihan Tahun 2020 melaksanakan Rakor Evaluasi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih dan Parmas) di Jember. Digelar selama dua hari, Senin-Selasa, tanggal 30 November sampai dengan 1 Desember 2020, rakor dilaksanakan di aula kantor KPU Kabupaten Jember, Jalan Kalimantan Nomor 31 Jember. Utamanya, rakor dilaksanakan dalam rangka menyusun strategi untuk memaksimalkan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan Pemilihan Serentak Lanjutan tahun 2020.
Hadir pada rakor kali ini dari KPU Jatim yakni Ketua Divisi Sosdiklih dan Parmas, Gogot Cahyo Baskoro, Kasubbag Tekmas, Eddy Prayitno serta staf subbag Tekmas. Sedangkan peserta rakor terdiri dari Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM serta Kasubbag Tekmas dari 19 KPU Kabupaten/Kota di Jawa Timur.
Divisi Sosdiklih dan Parmas, Gogot Cahyo Baskoro menerangkan bahwa saat ini jelang segera berakhirnya masa kampanye (5/12), dan akan memasuki masa tenang (6-8/12).
�"Kita saat ini melaksanakan pemilihan di masa pandemik, dimana semua pihak baik penyelenggara, peserta maupun pemilih tidak mempunyai pengalaman sebelumnya. Sementara itu kondisi yang terjadi di sejumlah tempat muncul kekhawatiran bahwa penyelenggaraan pemilihan kali ini utamanya tahapan pemungutan suara 9 Desember akan memunculkan kluster baru penularan Covid-19. Sehingga publik takut untuk datang ke TPS. Tentu ini tidak bisa kita biarkan begitu saja dan harus diantisipasi,†tegas mantan Komisioner KPU Kabupaten Jember ini (30/11/2020).
Komisioner KPU Jatim yang akrab disapa nDan Gogot melanjutkan, bahwa KPU Kabupaten/Kota perlu memfokuskan kegiatan sosialisasi agar pemilih tidak perlu khawatir dan takut ke TPS. Sosialisasi ini perlu dimaksimalkan agar dapat menyentuh seluruh pemilih. Perlu strategi dan kebijakan untuk memaksimalkan keterlibatan badan adhoc di wilayahnya masing-masing.
�"Untuk memaksimalkan partisipasi pemilih kita akan bersama-sama menyusun strategi maksimalisasi parmas, mengevaluasi tingkat parmas, identifikasi target parmas, kegiatan sosdiklih yang telah dilakukan, kendala yang dihadapi, serta evaluasi publikasi pemberitaan di website dan medsos,†paparnya. Menutup rakor, Gogot Cahyo Baskoro berpesan kepada 19 KPU Kabupaten/Kota untuk segera menindaklanjuti hasil rakor. ***(prs)