Gunakan Metode Menarik, Efektif Sampaikan Pesan ke Masyarakat
Berita Terkini
18 November 2021 |
KPU Republik Indonesia
Jakarta, kpu.go.id - Setelah mematangkan kurikulum silabus, Komisi Pemilihan Umum (KPU) melanjutkan rangkaian kegiatan penguatan program Desa Peduli Pemilu dan pemilihan melalui workshop pembekalan pemateri.
Kegiatan workshop diikuti seluruh KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota yang nantinya bertugas sebagai pemateri untuk terjun langsung melakukan penyuluhan program kepada masyarakat desa.
Membuka kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid (luring dan daring) ini, Ketua KPU RI, Ilham Saputra mengingatkan kepada seluruh peserta untuk mengikuti workshop dengan seksama. Lebih khusus meminta peserta dapat meningkatkan metode komunikasi yang baik sehingga informasi pemilu dan pemilihan dapat tersampaikan kepada masyarakat.
"Metode lama yang membosankan tidak digunakan lagi ya, tapi gunakan metode yang aktif, yang paling penting adalah materi dapat tersampaikan dengan baik," tegas Ilham, Kamis (18/11).
Senada dengan Ilham, Anggota KPU RI, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi juga berharap pemateri dapat meningkatkan gaya komunikasi sekaligus kompetensi melalui workshop ini.
"Kepada seluruh peserta saya berharap acara betul-betul dapat diikuti dengan baik, karena saudara akan menjadi pemateri, yang tentu harus punya kompetensi dan kepemimpinan kader di daerah, anda juga harus mampu memberi contoh yang baik dalam berkomunikasi," kata Dewa.
Tak kalah penting, pada kesempatan awal workshop, Anggota KPU RI, Evi Novida Ginting Manik memberikan materi terkait persiapan Pemilu dan Pemilihan 2024. Dalam paparannya, dia menjelaskan arah kebijakan yang diambil demi suksesnya pesta demokrasi mendatang. Sementara itu, Anggota KPU RI, Viryan berharap pemateri dapat menyampaikan hal-hal elementer demokrasi secara sederhana.
Sebagai informasi, usai arahan pimpinan KPU RI, kegiatan dilanjutkan materi kelas yang disampaikan sejumlah narasumber mulai dari Ketua KIPP, Jojo Rohi ; Direktur Eksekutif Perludem, Khoirunnisa Nur Agustyati ; Jurnalis Kompas, Antony Lee ; Pengamat Politik UI, Aditya Perdana ; serta Peneliti SPD, Erik Kurniawan.
Sebagai tambahan, hadir secara luring, Kepala Biro Partisipasi dan Hubungan Masyarakat KPU RI, Cahyo Ariawan beserta Kepala Pusat Pelatihan dan Pengembangan (Kapuslitbang), Lucky Firnandy Majanto. (humas kpu ri bil/foto: dom/ed diR)