Gugus Tugas Covid-19 Jelaskan Jenis Masker dan Penggunaannya
Berita Terkini
06 April 2020 |
KPU Kab. Malang
Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, masker merupakan perlindungan utama dalam mencegah penularan virus corona. Diketahui, virus Corona menyebar melalui droplet atau percikan air ludah dari orang yang sakit ke orang sehat. Penggunaan masker dapat menangkal perpindahan droplet tersebut.
Wiku menjelaskan, ada tiga jenis masker yang dapat digunakan untuk mencegah penularan Covid-19. Di antaranya yaitu masker berbahan dasar kain. "Masker kain lapis tiga yang bisa digunakan masyarakat ketika kita berada di tempat umum atau keramaian. Tiga lapisan dalam masker akan meningkatkan efektivitas masker dalam menangkal virus," kata Wiku saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Minggu (5/4/2020).
Masyarakat dapat membuat masker berbahan dasar kain secara mandiri. Pembuatannya bisa dilakukan secara manual maupun menggunakan mesin jahit. Yang paling penting adalah memastikan masker menutupi hidung dan dagu sehingga tidak longgar.
Wiku juga menyarankan supaya masyarakat memperhatikan kebersihan maskernya dengan secara rutin mencuci masker kain mereka. Masker harus diganti setiap kali basah atau kotor. "Jadi kita mungkin bisa miliki beberapa masker kain," ujarnya.
Selain masker kain, ada pula masker bedah dan masker N95. Masker bedah digunakan untuk tenaga medis atau masyarakat yang sedang sakit, sedangkan masker N95 diperuntukkan bagi tenaga medis yang menangani pasien Covid-19 dengan tingkat infeksi tinggi.
Selain menggunakan masker, pencegahan utama penularan Covid-19 adalah dengan rutin mencuci tangan. Droplet orang yang terinfeksi virus dapat tertinggal pada benda mati dan secara tidak sengaja tersentuh oleh orang sehat. Droplet tersebut sangat mudah berpindah ke tangan, mulut, atau mata. Dengan menjaga kebersihan dan rutin mencuci tangan diharapkan meminimalisir perpindahan virus Corona dari orang sakit ke orang sehat.
"Kita harus memiliki solidaritas untuk saling mengingatkan, pakai masker dan cuci tangan," pungkas Wiku Adisasmito. ***