Di Bantur, KPU Kabupaten Malang Sosialisasikan Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan
Berita Terkini
28 Oktober 2021 |
KPU Kab. Malang
Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Malang kembali melaksanakan fasilitasi pendidikan pemilih kepada masyarakat di desa Rejosari Kecamatan Bantur, pada Kamis (28/10/2021). Dilaksanakan di balai desa Rejosari, kegiatan ini melibatkan unsur pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan perempuan dari wilayah desa tersebut. Kegiatan dimulai pukul 13.30 WIB, menyesuaikan dengan jadwal kegiatan vaksinasi bagi masyarakat, yang menjadi agenda sebelumnya di desa Rejosari.
"Kegiatan ini sebenarnya adalah kegiatan rutin KPU Kabupaten Malang. Sebelumnya kami masih menunggu situasi PPKM yang tidak memungkinkan dilakukan kegiatan tatap muka. Setelah Kabupaten Malang berada dalam status PPKM Level III, kami berkoordinasi dengan pihak terkait. Dan akhirnya kegiatan ini dapat kami laksanakan," ungkap Marhaendra Pramudya Mahardika Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Kabupaten Malang.
Fasilitasi pendidikan pemilih ini mendasarkan pada Surat Dinas KPU RI Nomor 515 tahun 2021 tanggal 3 Juni 2021. Pada surat dinas tersebut, KPU Kabupaten Malang masuk pada kategori Daerah dengan Partisipasi Pemilih Rendah. Maka, dalam rangka pelaksanaan program Pendidikan Pemilih menjalankan kegiatan berdasarkan pendekatan evaluatif dari hasil pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Malang tahun 2020. "Terdapat beberapa kecamatan yang menjadi prioritas kami, salah satunya di Bantur, maka kami laksanakan kegiatan ini sesuai surat dinas 515 tersebut," terang Dika, sapaan akrab komisioner ini.
Selain menindaklanjuti Surat Dinas tentang Kegiatan Fasilitasi Pendidikan Pemilih, KPU Kabupaten Malang juga menyampaikan sosialisasi tentang program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) yang telah dicanangkan KPU RI. Maka dari itu, KPU Kabupaten Malang melaksanakan kegiatan pendidikan pemilih ini berbasis desa. "Tahun 2021 ini kami canangkan di 5 desa di wilayah kecamatan Kepanjen, Bantur, Ampelgading, Kalipare, dan Dau. Semoga tahun 2022 mendatang dapat dikembangkan lebih merata di wilayah Kabupaten Malang," pungkas Mahardika. *** (mpm)